Selamat datang bulan Mei, lama tak jumpa, berbeda saat bertemu denganmu kala itu. Sudah setahun ya?
Semenjak saat itu.
Hai
Kini mulai berbeda.
Dimana?
Dimana mei ku yang dulu bersinar.
Kamu menjadi mega mendung
Merusak sinarku.
Late night malam hari ini terlewatkan.
Pertengkaran kecil merasuk.
Menyulut api pembakaran
Emosi menyerang.
Meradang
Hujan menetes.
Tetes demi tetes
Pemberhentian ku hentikan.
Ku jalankan kaki cepat.
Walaupun tak juga kau ikuti
Ku jalankan hati.
Walaupun tak juga kau mengerti
Setahun yang lalu.
Saat semua kita rangkai.
Dalam rangkaian sederhana.
Sepuluh impian.
Ternyata tak juga kau ikuti langkahku.
Di malam gelap tempat ku menunggu.
Terlelapkah kau dalam emosimu wahai bulan mei.
Cepatlah bersinar bulan mei.
Mei yang penuh warna.
This comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDeletekon kok jahat see. ckck
ReplyDeleteBLOGKU UDAH 2000 AN juga ni pengunjungnya. tak selip blogmu :p . gk pernah update sih
ReplyDeletegaya banget kamuuu
Delete